Divergen Kebijakan BOJ & The Fed Antarkan Dolar Terapresiasi Terhadap Yen
Dolar naik ke level 12 tahun tertingginya terhadap yen setelah adanya sinyal dari Federal Reserve yang tengah bersiap menaikkan suku bunga, sementara adanya perbedaan pada kebijakan dengan Jepang mempertahankan rekor stimulusnya.
Greenback tengah menguat terhadap 16 mata uang lainnya sejak tanggal 22 Mei kemarin, saat adanya laporan yang menunjukkan bahwa laju inflasi AS naik lebih cepat dari yang ekonom prediksi sebelumnya dan Ketua The Fed Janet Yellen menyatakan bahwa dia memperkirakan tahun ini akan dilakukan peningkatan suku bunga. Sementara laporan pada Kamis ini akan menunjukkan sejumlah warga Amerika yang mengajukan klaim pada pekan lalu turun, sementara penjualan rumah bekas yang tertunda naik pada bulan ke-4, hal tersebut berdasarkan survey para ekonom dari Bloomberg.
Dolar naik ke level 124.30 yen, yang sekaligus level tertingginya sejak bulan Desember tahun 2002 silam dan mengalami kenaikan 0.4% di hari ini dengan bercokol di level 124.17 pukul 7:17 pagi ini waktu New York. Sementara dolar terhadap euro stagnan di level $1.0911 per euro atau mendekati level 1 bulan tertingginya.
Bloomberg
0 komentar:
Posting Komentar