Polemik Tingkat Suku Bunga
Posted by sangpialange on 11:39 AM with No comments
Tahun
2015 ini adalah sejarah untuk perekonomian Amerika menyangkut tingkat suku
bunga acuan Negara Paman Sam tersebut. Dalam satu dekade ini, Amerika
mempertahankan tingkat suku bunga pada tingkat rendah, di tahun 2015 ini berencana
untuk menaikkan tingkat suku bunga.
Rencana
kenaikan tingkat suku bunga Amerika ini sangat popular di kalangan investor dan
pelaku bisnis karena akan berkaitan dengan keputusan investasi dan pembiayaan
yang akan mereka ambil. Pada dasarnya tingkat suku bunga merupakan kompensasi
yang harus dibayar oleh pihak peminjam dana (debitur) kepada pihak yang
meminjamkan dana (kreditur). Apabila The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat)
menaikkan tingkat suku bunga, maka secara tidak langsung Negara adidaya tersebut
mengundang investor untuk menanamkan dana investasi di sektor-sektor komersil.
Sebab dengan tingkat suku bunga tinggi, artinya Amerika menawarkan imbal hasil
yang lebih tinggi bagi investor.
Investor,
pelaku pasar dan para analis awalnya memprediksi kenaikan rate fed terjadi di bulan Juni. Namun saat pertemuan The Fed April
lalu, Gubernur The Federal Reserve / The Fed Janet Yellen menyatakan harus
bersabar untuk menaikkan suku bunga, karena komite menilai belum ada jaminan
jika ekonomi akan terus membaik. Pernyataan Yellen ini memudarkan perkiraan
suku bunga akan naik di bulan Juni dan akan mundur di bulan September.
Komentar
Gubernur The Fed dan komite lainnya sangatlah ditunggu oleh investor dan mampu
menggerakkan pasar secara fluktuatif. Benar saja saat belum adanya arah
kenaikan suku bunga yang jelas di bulan Juni dan September mengakibatkan
naiknya instrument investasi. Saat menjelang sidang The Fed bulan Oktober
mencatatkan mata uang dollar Amerika menguat terhadap mata uang dunia lainnya
hingga mencapai level terkuat di November ini dan mengalami pelemahan korektif
saat sidang The Fed bulan November yang menyebutkan kenaikan suku bunga akan
dilakukan secara bertahap.
Investor
dan pelaku pasar masih menunggu dan memperkirakan berapa besaran kenaikan suku
bunga Amerika di sidang Desember bulan depan. Hal-hal yang perlu diketahui dan
dicermati oleh investor terkait dengan kenaikan tingkat suku bunga diantaranya
adalah:
1. Penawaran
dan Permintaan Uang
Tingkat suku bunga
tergantung pada permintaan kredit. Meningkatnya permintaan kredit akan
menyebabkan naiknya tingkat suku bunga, sedangkan menurunnya permintaan kredit
akan menyebabkan turunnya tingkat suku bunga.
Bertambah banyaknya penawaran
kredit akan menyebabkan turunnya tingkat suku bunga dan berkurangnya jumlah
penawaran kredit akan mengakibatkan naiknya tingkat suku bunga.
Apabila nasabah membuka
akun (deposito dan tabungan) di sebuah bank, artinya nasabah tersebut telah
memberikan pinjaman kepada bank. Dari dana deposito dan tabungan nasabah
tersebut pihak bank akan menyalurkan pinjaman kepada debitur. Semakin banyak
jumlah kredit yang disalurkan bank ke pasar, dan semakin naik penawaran kredit
maka biaya untuk meminjamkan uang (suku bunga) akan turun.
Debitur yang melakukan
penundaan pembayaran pinjaman akan menyebabkan jumlah kredit di pasar akan
turun. Hal ini menyebabkan naiknya tingkat suku bunga.
2. Tingkat
Inflasi
Inflasi adalah suatu
keadaan yang ditandai dengan naiknya harga barang secara umum dan terus menerus
atau terjadi penurunan nilai uang dalam negeri.
Inflasi akan mempengaruhi
tingkat suku bunga. Semakin tinggi inflasi maka tingkat suku bunga akan naik. Hal
ini terjadi karena pemberi pinjaman (kreditur) akan meminta tingkat suku bunga
yang lebih tinggi sebagai kompensasi turunnya
daya beli mata uang dimasa akan datang.
3. Kebijakan
Moneter Bank Sentral
Bank sentral memiliki
peran besar dalam mempengaruhi tingkat suku bunga melalui kebijakan moneter
yang diambil. Sebagai contoh kebijakan bank sentral tentang surat-surat
berharga. Saat bank sentral melakukan kebijakan membeli surat-surat berharga,
maka dana yang diperoleh bank-bank untuk keperluan kredit akan bertambah
akibatnya tingkat suku bunga mengalami penurunan. Sebaliknya saat bank sentral
menjual surat-surat berharga, maka uang di perbankan akan berkurang yang
menyebabkan jumlah kredit yang disalurkan turun. Akibtnya tingkat suku bunga
akan mengalami kenaikan.
Hal-hal tersebut yang harus
menjadikan pengamatan dan pertimbangan investor dan pelaku pasar dalam
menentukan arah investasi dan kegiatan bisnisnya. Kecermatan dalam menyikapi
akan naiknya suku bunga Amerika, tentunya akan berpengaruh juga pada kebijakan
moneter yang akan diambil bank sentral Negara lainnya, dapat menentukan
langkah-langkah bisnis strategis untuk mendapatkan profit.

![[Most Recent Quotes from www.kitco.com]](http://www.kitconet.com/charts/metals/gold/tny_au_en_usoz_2.gif)
0 komentar:
Posting Komentar